Beranda Post Diduga Proyek Swakelola Didinas PU Atam Berpotensi Korupsi

Diduga Proyek Swakelola Didinas PU Atam Berpotensi Korupsi

97
0
SHARE
Diduga Proyek Swakelola Didinas PU Atam Berpotensi Korupsi

Proyek swakelola Dinas PU Atam Jembatan Beton Sungai Rengas Kecamatan Tenggulun Senilai 91 Juta Sumber Dana APBK Tahun 2019

Aceh Tamiang – Bidik Kasus

      Diduga proyek pekerjaan pembuatan jembatan beton di sungai rengas kecamatan Tenggulun Aceh Tamiang berpotensi Korupsi, hal tersebut dilihat dari proyek pekerjaan rehab jembatan beton sungai Rengas dengan sumber anggara murni APBK senilai Rp 91.000.000 dilakasanakan dengan tidak memasang papan pelang nama proyek , dan dikerjakan langsung oleh dinas terkait melalui kepala bidang bina program ( Kabid ) PU Aceh Tamiang.

      Dilihat dari Regulasi dan aturan yang ada diduga pelaksanaan pekerjaan jembatan sungai rengas itu sudah melanggar ketentuan aturan hukum karena tidak mengikuti sesuai dengan Tahapan Swakelola dalam pengadaan barang dan jasa yang telah diatur dalam Parlem LKPP Nomor 8 tahun 2018 tentang pedoman Swakelola aturan turunan Pepres No 16 Tahun 2018 dalam etem 1 dan 6 serta etem 8 yang berbunyi barang dan jasa yang pelaksaannya pengadaannya memerlukan partisipasi masyarakat dalam hal pengadaan yang memerlukan partisipasi masyarakat tersebut berupa pekerjaan konstruksi maka hanya dapat bebentuk rehabilitasi ,renovasi ,dan konstruksi sederhana Konstruksi bangunan baru yang tidak sederhana dibangun oleh pemerintah sebagai penanggung jawab anggaran untuk selanjutnya diserahkan kepada kelompok masyarakat penerima sesuai dengan peraturan perundang undangan . seperti contoh pembangunan pemeliharaan jalan Desa atau kampung mikro kecil pengelolaan sampah pemukiman aatau pembangunan perkebunan rakyat.

     Terkait permasalahan ini Kabid Bina Program Pu Aceh Tamiang Dian Nopita.ST,MT saat dikomfirmasi diruang kerjanya mengatakan “ Kami sudah melaksanakan sesuai dengan aturan berpedoman pada Parlem LKPP Nomor 8 Tahun 2018 pada tipe 1 lebih jauh Dian menjelaskan kami sudah disediakan anggaran Swakelola tahun 2019 sebesar 3 milyar untuk perbaikan dan perehapan jalan dibagi dalam tiga tahap , sedangkan untuk jembatan sebesar 1 milyar juga dibagi dengan tiga termen dia juga mengatakan dalam proyek Swakelola kami tarik uang dulu sebab anggaran Swakelola disiapkan secara Global maka kami tarik uang dulu baru dapat kami kerjakan dan tidak perlu memasang papan nama pelang proyek karena selama ini kami lakukan tidak ada permasalahan walaupun kami tidak memasang papan pelang nama proyek “ sebut Dian.

     Hasil pantaun awak Media dilapangan terlihat pekerjaan pembangunan jembatan beton sungai Rengas dikerjakan dengan membuat bangunan baru dan tanpa memasang papan pelang nama proyek dan dikerjakan langsung oleh dinas terkait tanpa melibatkan kelompok masyarakat ,  pada hal sesuai aturan dalam Parlem LKPP NO 8 Tahun 2018 yang menyatakan yang hanya di bolehkan di swakelola adalah dalam bentuk Rehab atau perbaikan suatu proyek pekerjaan barang dan jasa yang melibatkan kelompok masyarakat  jadi kesimpulanya diduga banyak peroyek yang diSwakelola olah dinas sangat berpotensi Korupsi. (YC)