Beranda Post Nestapa wartawan menjelang lebaran, wartawan di usir

Nestapa wartawan menjelang lebaran, wartawan di usir

587
0
SHARE
Nestapa wartawan menjelang lebaran, wartawan di usir

Banda Aceh.(Khairol) Inilah problema wartawan , wartawan juga manusia butuh uang. jangankan menerima upah sesuai UMR perusahaan pun tidak mengaji wartawan.

akhirnya wartawan  mesti cari iklan,  jual koran atau ke kantor kantor minta bantuan. miris memang.  tapi itulah pilihan menjadi wartawan. hanya media media tertentu yang mengaji wartawan.

saat ini proposal hari raya dari wartawan, media, organisasi pers bertebaran. halnya juga wartawan silih berganti ke kantor kantor berharap dapat sedikit bantuan. dan biasanya humas pemerintah menyediakan dana khusus untuk wartawan untuk meugang dan hari raya.M.tis. salah satu wartawan senior pada zaman mengatakan, tapi kebanyakan wartawan melalui organisasi pers.  Banyak mendapat dukungan, tapi bagaimana dengan wartawan yang tak punya organisasi pers? .saat masih bergabung dengan media nad dan organisasi pers kowri, Komnas/ wi lalu PWI mendapatkan meugang dan sirup.  wartawan adalah pekerjaan yang mulia, yang  sepatutnya mendapat  penghargaan dari pemerintah.  ungkap.t.is.

sebagai mitra nya dan memberikan bantuan kepada wartawan.  pemerintah jangan berharap hanya ditulis berita nya tapi tanpa adanya bantuan, lagi pula lebaran. berharap dari media, perusahaan tentu tak mampu, lagi pula koran, media lokal.

untuk cetak koran saja dan operasional online sulit.inilah nestapa wartawan di hari lebaran.

Belum lagi wartawan diusir menjelang hari meugang, kantor kantor kelas tinggi yang penjagaannya berlapis, seperti contoh nya kantor kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat diLung bata yang berlokasi berdekatan dengan dinas pengairan aceh, wartawan yang sudah tahu di tempat itu biasanya ada kebijakan pimpinan untuk diberikan sebagai mitra kerja setahun sudah meliput kegiatan kementeriannya,

pimpinan mengambil kebijakan untuk diberikan dana meugang sedikit,  tetapi apa lacur dikata, kata penjaga mau kemana pak, ? Jawab siwartawan mau jumpa ibu,

penjaga: apa ada arahan, mana idcard nya, kata sipenjaga, 

Kata wartawan; ini idcard nya,

kata penjaga? O.. ini tidak berlaku,

kata wartawan ini media cetak nya, ini juga tidak berlaku kata si penjaga udah pulang sana.

Siwartawan langsung pulang , dijalan berseloroh alah dana Rp.50.000 aja pelit. 

Begitulah kalau kantor sudah dikuasai oleh penjaga berlapis lapis.

ralat: 

Foto yang tertera sebelumnya wartawan keluar dari ruang  uptd perkim kementerian  tersebut adalah bukan wartawan yang diusir oleh dinas pekim pengairan, dengan demikian kesalahan pada  pada redaksi sudah diperbaiki.