Beranda Post Diduga Ada Tindakan Gang Ster Siswa Di Sekolah SMAN 3 Kejuruan Muda

Diduga Ada Tindakan Gang Ster Siswa Di Sekolah SMAN 3 Kejuruan Muda

37
0
SHARE
Diduga  Ada Tindakan  Gang Ster Siswa  Di Sekolah SMAN 3 Kejuruan Muda

Gedung Sekolah SMAN 3 Kecamatan Kejuruan Muda Kabupaten Aceh Tamiang

Aceh Tamiang - Bidik kasus

     Terkait adanya informasi dugaan telah terjadi perkelahian dan pengeroyokan antar pelajar, di SMAN 3 Kejuruan Muda Kabupaten Aceh Tamiang beberapa waktu lalu kini menjadi sorotan media Bidik Kasus.

     Hal tersebut terjadi diluar kebiasaan, karena seorang anak dikeroyok oleh lebih dari lima orang yaitu diduga ada dua kelas yang melakukan penganiayaan dan untuk memastikannya para awak media telah melakukan kunjungan terhadap korban dan mewawancarai di rumahnya di kampung Ingin Jaya Kecamatan Rantau, Senin (19/11/2019).

     Kepada para wartawan, RT yang turut didampingi orangtuanya mengakui ,"saya dikeroyok oleh mereka pelajar kelas 10 IPS 1 dan 10 IPS 2, hal itu sudah sering terjadi yang dilakukan oleh kelompok  tersebut, yang diduga mempunyai pimpinan, sedangkan yang lain ikut mendukung,"jelasnya RT pada Awak media .

     Untuk mengetahui lebih lanjut tentang pernyataan dan pengakuan RT, para Wartawan menemui pihak Sekolah Ridwan selaku Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Kejuruan Muda, yang juga didampingi Faisal sebagai Guru bagian kesiswaan mengatakan dia mengakui dan membenarkan adanya terjadi perkelahian antara RT dengan HN beberapa waktu lalu , namun itu semua telah diselesaikan oleh kedua belah pihak yang difasilitasi oleh pihak sekolah, serta diantaranya mereka bersepakatan untuk berdamai,dan ada muncul bahasa, biaya perobatan ditanggung oleh pihak pelaku ujarnya.

     Lebih jauh Ridwan menjelaskan terkait dengan dugaan adanya GengSter pelajar di sekolah SMSN 3 Kejuruan Muda , itu adalah tidak benar, yang terjadi hanya perkelahian biasa , namun hal ini akan tetap akan kami tindak lanjuti sejauh mana telah terjadinya keonaran di sekolah ini.

     Ridwan juga menambahkan Sedangkan HN adalah pihak pelaku pada pemukulan terhadap RT, prilakunya dalam kesehariannya selalu usil terhadap kawan-kawannya, kami menganggap dan menduga dia mempunyai  kelainan.

     kejadian perkelahian tersebut memang sudah berlangsung selama satu minggu lebih, dan sampai hari ini kami tidak mengetahui, kalau pihak  pelaku sama sekali belum ada mendatangi korban, padahal dalam perjanjian sudah jelas kalau mereka akan menanggung segala pembiayaan," tegasnya.

     "Kami berharap kepada RT untuk dapat segera bersekolah seperti biasa, pihak sekolah akan menjamin keamanannya, namun itu hanya sebatas perlindungan di sekolah, untuk diluar sekolah kami tidak dapat menjaminnya, itu adalah bagian dari kepedulian yang akan dilakukan sekolah terhadap RT, "ungkap wakil kepala sekolah itu (Yc )