Beranda Post LSM Perlindungan Konsumen Dan Lingkungan Hidup PKLH Provinsi Aceh Somasi RSUD Atam

LSM Perlindungan Konsumen Dan Lingkungan Hidup PKLH Provinsi Aceh Somasi RSUD Atam

84
0
SHARE
LSM Perlindungan Konsumen Dan Lingkungan Hidup PKLH Provinsi Aceh Somasi RSUD Atam

Ketua LSM Perlindungan Konsumen dan Lingkngan Hidup (PKLH) Raden Endang angkat bicara terkait limbah B3 RSUD Atam

Aceh Tamiang – Bidik Kasus

     Terkait dugaan pembuangan limbah medis B3 Rumah sakit umum Kabupaten Aceh Tamiang dengan sembarangan tempat sebagaimana yang telah diberitakan oleh beberapa Media lain pada waktu lalu, sehingga kini sudah menjadi perhatian dari berbagai pihak lain.

     LSM Perlindungan Konsumen dan tentang lingkungan hidup ( PKLH ) Provinsi Aceh saat ini mulai ikut berbicara, serta Menyahuti tentang penimbunan dan pembuangan limbah medis limbah berbahaya dan beracun ( B3 ) yang diduga telah di lakukan oleh pihak RSUD Aceh Tamiang.

     Komite Nasional Perlindungan Konsumen dan Lingkungan Hidup (KOMNAS PKLH) yang di dipimpinlangsung oleh Raden Endang memberi keterangan pada Bidik Kasus bahwa KOMNAS PKLH telah membuat dan memberi surat Somasi ke Pihak Rumah Sakit Umum Aceh Tamiang dengan No surat 03/ XI/KOMNAS PKLH/Prov Aceh.

     Menurut Raden Endang “ dari hasil pantauan kami serta adanya laporandari masyarakat ditambah lagi dengan adanya pemberitaan baik dari media Online maupun cetak, terkait dengan tatakelola dan pelaksanaan teknis tentang limbah bahan berbahaya dan beracun(B3)dari limbah medis baik limbah cair maupun limbah padat B3 yang dihasilkan dari RSUD Aceh Tamiang seharusnya limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) tu tidak begitu saja dapat ditimbun,dibakar dan dibuang ke lingkungan (Dumping), menurut Endang itu sudah melanggar pasal 60 JO pasal104 UU PKLH yang berbunyi Setiap Orang Dilarang Melakukan Dumping Limbah Dan Atau Bahan ke Media Atau ke Lingkungan Hidup sebagai mana dimaksud pada pasal 60 dapat diancam dengan pidana 3 (tiga) tahun penjara dan didenda paling banyak Rp.3.000.000.000 (tiga milyar) “ kata Endang.

     Lebih jauh dia mengatakan berdasarkan analisis diatas kami Lembaga perlindunganKomite Nasional Perlindungan Konsumen dan Lingkungan Hidup Provinsi Aceh menghimbau kepada Pihak RSUD Aceh Tamiang segera melakukan perbaikan dan pembinaan kepada bidang yang secara langsung bertanggung jawab dalam pengelolaan limbah medis terkait limbah B3 dan segera tinjau kembali kesepakaan pihak pihak yang bekerjasama apabila barang danjasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian maka pihak konsumen dalam hal ini RSUDKabupayen Aceh Tamiang berhak untuk mendapat kompensasi dang anti rugi serta advokasi dan perlindungankonsumen secara patut.

     Raden endang juga menegaskan apa bila somasi yang di berikan PKLH tidak mendapat tanggapan dalam waktu dekat ini, pihak PKLH akan laporkan kasus ini secara tertulis ke POlDA Aceh dan di tembuskan Ke KATI ujarnya dengan tegas. ( YC )